Jenis Kolam untuk Ternak Lele Sekaligus Menjadi Hiasan Taman

Advertisement

Jenis Kolam untuk Ternak Lele Sekaligus Menjadi Hiasan Taman Di Update Juli 2018

Jenis Kolam untuk Ternak Lele caramancingikan.com Memelihara lele didalam kolam adalah cara budidaya lele yg telah umum dilakukan oleh kebanyakan orang. 

Pengertian kolam dalam hal ini ialah kolam biasa yaitu kolam yg dibuat dengan tujuan hanya untuk memelihara ikan lele. 

Kolam bisa di buat pada area atau lahan sempit seperti pada area taman atau kolam pada lahan luas (terbuka) misalnya di persawahan, kebun atau pekarangan  kosong. 

Berikut ini hendak dikemukakan dua jenis kolam untuk ternak lele yg bisa di buat untuk memelihara atau membesarkan lele konsumsi yaitu kolam taman kolam biasa. 

Jenis Kolam untuk Ternak Lele

Jenis Kolam untuk Ternak Lele

Kolam taman 

Sehingga dalam kepentingan ini aspek estetik dari keberadaan kolam tidak terlalu diperhatikan. Hal ini berbeda dengan kolam taman. 

Pengertian kolam taman ialah kolam yg dibuat dengan tujuan estetika. Sedangkan tujuan memelihara lele didalam kolam taman adalah tujuan yg ke dua. 

Dengan penggabungan dua tujuan atau dua manfaat tersebut, akan di peroleh taman yg indah dan menghasilkan ikan peliharaan yg sehat. 

Prinsip pembuatan kolam taman yg dibuat dengan permanen. Bahan untuk membuat kolam taman dengan ditembok menggunakan bahan dari batu bata atau batu kali dan diplester semen. 

Hal ini yg penting diperhatikan ketika membuat kolam taman ialah konstruksi kolam dirancang sesuai perilaku lele. 

Misalnya dinding kolam dibuat dalam keadaan tegak lurus untuk mencegah lele keluar dari kolam. 

andaikan dinding dibuat terlalu landai, maka lele bisa merangkak ke luar kolam. Lebih baik dinding ditembok bata, lalu diplester. 

Kebutuhan batu bata dan semen untuk membuat kolam taman dengan volume kolam 1 m3. 

Membuat kolam taman tidak bisa meninggalkan aspek estetika, tidak seperti halnya pembuatan kolam biasa. 

Wajar kiranya upah tenaga kerja lebih mahal dari pembuatan kolam biasa karena dalam membuat kolam taman diperlukan keindahan (segi artistic).

Selain diperhatikan aspek estetis, kolam taman untuk memelihara lele tetap harus memenuhi persyaratan sebagai tempat hidup lele. 

Syarat Pembuatan Jenis Kolam untuk Ternak Lele

Diantara syarat yg tidak boleh dikesampingkan ialah terpenuhinya sirkulasi air, saluran air masuk dan keluar kolam harus lancar, letak kolam ditempat teduh, tetapi tidak di bawah pohon yg daunnya mudah rontok karena akan mengotori kolam. 

Lele perlu ruang gerak yg cukup sehingga penebaran benih lele tidak direkomendasikan melebihi pertimbangan ini. 

seandainya kolam diisi terlalu banyak benih lele, maka setelah besar nanti lele berdesak-desakkan. Ha itu bisa menyebabkan lele stress sehingga tidak produktif. 

Jenis Kolam untuk Ternak Lele – Desain Kolam

Menurut murhananto (2002).
Pada dasarnya pembuatan kolam taman berdasarkan penempatannya dipermukaan tanah bisa dilakukan dengan 3 cara ialah. 

Cara top land dan di sebut kolam top land 

Jenis kolam untuk ternak lele, kolam bisa di buat dengan cara top land dan bisa disebut dengan nama kolam top land, yaitu kolam yg berada di atas permukaan tanah. 

Cara ini dilakukan untuk mengantisipasi rendahnya permukaan tanah di banding dengan saluran pembuangan. 

Selain itu, pembuatannya sangat mudah karena tidak perlu menggali lubang. akantetapi, dipekarangan yg sempit, kolam akan mengurangi keindahan, karena bangunannya menonjol. Untuk itu, perlu ditutupi dengan tanaman. 

Cara under land dan disebut kolam underland 

Cara kedua pembuatan kolam taman yaitu dengan cara underland, yaitu posisi kolam yg berada permukaan tanah. Kolam di buat dengan melubangi tanah sesuai dengan ukuran kolam yg diinginkan. 

Cara pembuatan kolam seperti ini mengakibatkan seluruh kolam berada di bawah permukaan tanah. 

Dinding kolam yg menonjol hanya sekitar 10-15 cm, untuk mencegah meluapnya air hujan ke dalam kolam. 

Kolam jenis ini memang indah, tetapi memerlukan proses pembuatan lebih lama, karena harus menggalih lubang. Saluran pembuangan biasanya berupa pipa paralon keselokan. 

Cara kombinasi dan disebut kolam kombinasi 

Selain kedua cara tersebut kolam taman bisa di buat dengan mengkombinasikan kedua jenis kolam tersebut. Hasilnya ialah kolam kombinasi, yaitu sebagian kolam berada dipermukaan sebagian berada dipermukaan tanah. 

Kolam jenis ini sangat ideal, lantaran tidak membutuhkan tenaga kerja banyak dalam perawatan. Kolam ini lebih indah lantaran bangunan kolam tidak terlalu menonjol keluar. 

Murhananto (2002) mengemukakan langkah berikutnya dalam pembuatan kolam biasa setelah lokasi kolam dan jenisnya ditentukan secara tepat ialah proses pengukuran lahan. 

Lokasi yg telah ditandai diberi lubang dengan kedalaman disesuaikan dengan ukuran dan jenis kolam. 

Pada top land, lubang hanya untuk menanam pondasi dan dasar kolam. Pada kolam underland, selain untuk fondasi dan dasar kolam, juga untuk kedalaman, demikian pula dengan kolam kombinasi. 

Fondasi yg dimaksud ialah bagian kolam terbawah yg tertanam di dalam tanah yg berfungsi sebagai penguat. 

Biasanya fondasi di buat dengan menyemen batu bata yg diletakkan di rebah secara berselang, dua sehingga 3 tingkat. 

Di atas fondasi itulah nantinya di pasang dinding kolam. Dinding kolam di buat dengan kolam menyemen batu bata yg di pasang rebah. 

Adukan semen dan pasir sekitar 1:4. Dinding kolam harus dilapisi pasir dengan perbandingan 1;3. Setelah itu dilakukan penyajian, yaitu pelapisan dinding dengan semen di ancarkan dengan air, agar dinding menjadi halus.

Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi kebocoran kolam bagian dasar kolam sebelum dipasangi batu bata terlebih dahulu di beri pasir setebal 3-5 cm. 

Setelah di beri pasir secara merata kemudian dipasang batu bata dan di aci.

Memenuhi kebiasaan lele yg suka bersembunyi di dasar kolam di buatkan tempat-tempat persembunyian misalnya di bagian kolam di buat lubang-lubang yg menjorok. 

Baca ini:
Budidaya Ikan Lele di Kolam Tembok
Jenis Drum Bekas untuk Ternak Lele
Budidaya Lele Sistem Bioflok
Budidaya Ikan Lele Sangkuriang Kolam Tanah
Budidaya Lele Kolam Terpal

Tips Membuat Kolam Lele yg Baik

Hal lain yg juga perlu diperhatikan ialah merancang kolam agar mudah di kuras atau dilakukan penggantian air. 

Caranya posisi kolam agak miring. Dibagian terndah dari kolam dipasang pipa sebagai saluran pembuangan. Persentasi kemiringan biasanya 5% artinya untuk jarak 100 cm perbedaan ketinggiannya 5 cm. 

Pada dasar kemiringan kolam di buat saluran pembuangan yg bisa di buka dan ditutup. 

Dengan demikian mudah dilakukan pengisian dan pengurasan air kolam. Sebagai kolam taman dipastikan sentuhan artistik pada bagian-bagian kolam dan sekitarnya. 

Untuk itu saluran pemasukan air jenis kolam untuk ternak lele ini bisa di buat menempel di dinding taman. 

seandainya dinding dibuat relief dengan hiasan air terjun yg masuk ke dalam kolam taman, maka air yg masuk ke kolam taman tersebut bisa  turut melarutkan oksigen. Hiasan itu bisa di beri pompa sirkulasi yg bisa mengalirkan air. 

Selain di buatkan air terjun pada kolam taman juga bisa di pasang air mancur untuk memperindah kolam taman. 

Air mancur juga bisa melarutkan oksigen dalam air. Bibir kolam bisa juga dihiasi dengan batu alam atau batu artifisial. Dengan demikian, kolam akan menjadi lebih alami. 

Penempatan saluran pada kolam taman secara otomatis akan membuang kelebihan air. 

Untuk itu, saluran ini harus terus dibiarkan terbuka. Hanya, perlu di beri penyaring agar lele tidak ikut hanyut. Penempatannya sekitar 15 cm di bawah bibir kolam. 

Untuk mencegah melompatnya lele dumbo ke luar kolam, maka bagian atas kolam yg tidak terkena air di upayakan 30 cm. hal itu selain untuk memperindah kolam, juga mencegah lele melompat keluar. 

Dari segi estetik agar tampak indah, bentuk kolam tidak harus di buat persegi atau bujur sangkar atau bentuk-bentuk lain yg lurus.

Bentuk-bentuk kolam dengan bibir kolam lurus berkesan kaku sehingga sebagai kolam taman dinilai kurang artistik.

Oleh sehingga bentuk kolam taman bisa di buat berlekuk-lekuk sehingga menimbulkan kesan artistic atau bernilai seni yg tinggi. 

Pembuatan kolam pad ataman di maksudkan sebagai pelengkap taman agar taman bertambah keindahannya. 

Selain hal itu pemanfaatan kolam taman untuk memelihara lele dumbo akan menambah nilai manfaat pada kolam taman. 

Selain menimbulkan sensasi keindahan tersendiri adanya kolam taman dengan berlalu lalangnya lele – lele dalam kolam tentu menciptakan siklus kehidupan yg khas antara penghuni rumah dengan lingkungan disekitar taman. 

Terlebih lagi pada area taman dilengkapi dengan berbagai tanaman hias yg bisa menambah taman semakin indah dan nyaman dihuni. Hal itu membagikan kepuasan tersendiri bagi pemiliknya. 

Setelah membaca jenis kolam untuk ternak lele di atas dipastikan kamu sudah memiliki gambaran bagaimana mendesain kolam tersebut sekaligus memiliki nilai estetika memperindah halaman rumah.

Advertisement
Jenis Kolam untuk Ternak Lele Sekaligus Menjadi Hiasan Taman | Kamikaze | 4.5
Caramancingikan.com Merupakan Website Informasi Tentang Seputar Cara Memancing Dan Harga Alat Pancing Yang Bisa Anda Dapatkan Diberbagai Tempat Seperti di kota Bandung Soreang |Pematang siantar | Penajam (Kaltim) | Mataram (Lombok) | Lumajang | Melak | Pare-Pare | Mojokerto | Samarinda | Pangkalpinang | Pontianak | Probolinggo | Purwakarta (Jabar) | Purwokerto (Jateng) | Sidrap| Riau | Salatiga | Bekasi Cikarang | Bogor Cibinong| Ciamis| Cianjur Cianjur| Cirebon | Singkawang | Samboja (Kaltim) | Sangatta | Sanur | Soppeng| Sengkang | Sentul | Serang | Nganjuk | Nunukan | Padang | Mamuju | Palembang | Sidoarjo | Rembang | Singaraja | Pinrang | Sintang | Situbondo | Tangerang | Semarang | Sorong | Sorowako | Subang | Sumedang | Sukabumi | Surabaya | Tabanan |Ternate | Tanah Grogot (Kaltim) | Solo | Tanjung karang | Tanjung Pinang | Tanjung Tabalong | Yogyakarta| Tasikmalaya | Tana_Toraja | Tegal | Tenggarong | Timika | Mungkid | Pati | Pekalongan | Kajen | Pemalang | Tuban | Tulung Agung | Ungaran | Tarakan Bandung Barat Ngamprah | Garut | Indramayu | Karawang | Kuningan | Majalengka | Purwakarta | Subang | Sukabumi | Pelabuan ratu | Sumedang | Singaparna | Bandung | Banjar | Bekasi | Bogor | Cimahi | Cirebon | Depok | Sukabumi | Cisaat | Tasikmalaya | Banjarnegara | Banyumas | Purwokerto | Batang | Blora | Boyolali | Brebes | Cilacap | Jepara | Karanganyar | Kebumen | Kendal | Demak | Grobogan | Purwodadi | Klaten | Kudus | Magelang | Purbalingga | Purworejo | Rembang Rembang|Semarang Ungaran|Sragen Sragen Malinau | Manado | Manokwari | Kutai | Nabire | Negare (Bali) | Palopo | Palu | Polman | Merauke | Paser (Kaltim) | Pasuruan | Pati | Pekalongan | Pekanbaru | Bangkalan Bangkalan | Banyuwangi Banyuwangi | Blitar Kanigoro | Bojonegoro Bojonegoro | Bondowoso | Gresik | Jember | Jombang | Kediri | Lamongan | Lumajang | Madiun | Magetan | Malang | Kepanjen | Mojokerto Mojokerto | Nganjuk | Ngawi Ngawi | Pacitan | Pamekasan | Pasuruan | Ponorogo | Probolinggo | Kraksaan | Sampang | Sidoarjo | Situbondo | Sumenep | Trenggalek | Tuban | Tulungagung | Kota Batu | Kota Blitar | Kota Kediri | Kota Madiun | Kota Malang | Kota Mojokerto | Kota Pasuruan | Kota Probolinggo | Kota Surabaya